RESUME MICRO MACRO PERTEMUAN 12 : KEBIJAKAN MONETER

 Nama : Amanda Dwi Rahma

Nim :



PENGERTIAN UANG

Uang (Money) merupakan serangkaian aset dalam perekonomian yang biasanya digunakan oleh  orang untuk membeli barang dan jasa dari orang lain.

FUNGSI UANG DAPAT DIBAGI MENJADI 3 DIANTARA LAIN SEBAGAI BERIKUT :

  1. Alat Tukar merupakan sesuatu yang diberikan pembeli kepada penjual ketika mereka membeli  barang dan jasa.
  2. Satuan Hitung merupakan ukuran yang digunakan oleh orang-orang untuk menetapkan harga-  harga dan mencatat tagihan.
  3. Penyimpan Nilai merupakan alat yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mentransfer daya  beli dari masa sekarang ke masa depan.

Uang merupakan aset paling mudah dicairkan namun uang jauh dari sempurna sebagai penyimpan  nilai. Ketika harga naik,nilai uang justru turun. Uang dibagi menjadi dua yaitu Uang Kartal dan Uang  Giral.

PENGERTIAN UANG KARTAL

Uang Kartal merupakan uang yang terdiri dari kertas dan logam yang beredar di masyarakat yang dikeluarkan dan diedarkan oleh bank sentral.

PENGERTIAN UANG GIRAL

Uang giral merupakan alat pembayaran yang berbentuk surat - surat berharga atau surat - surat penting. misalnya cek, giro, wesel dan kartu kredit.

MOTIF PERMINTAAN UANG

  1. Motif Transaksi yaitu membeli barang kosumtif seperti memebeli pakaian,sepatu,dan lain - lain.
  2. Motif Berjaga-jaga yaitu uang yang disimpan untuk situasi genting
  3. Motif Spekulasi yaitu Memegang uang untuk memperoleh keuntungan dimasa  berharga
PEREDARAN UANG
Yang paling umum di gunakan yaitu (M1,M2,M3)
Peredaran uang adalah jumlah uang yang beredar dalam perekonomian  M1 = Uang kartal dan Uang giral
M2 = M1+Tabungan, Deposito Berjangka, Dana Pasar Uang yg dimiliki Investor  M3 = M2+ Simpanan Jangka Panjang










PERAN BANK
Bank Sentral dalam suatu perekonomian merupakan sebuah Lembaga yang bertanggung jawab dalam mengolah  suplai uang.Peran Bank Sentral adalah sebuah institusi yang dibuat untuk mengawasi sistem perbankan,membuat  kebijakan moneter,dan mengatur jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. jika bank sentral memutuskan  untuk menaikkan jumlah uang yang beredar,bank sentral membuat uang dan menggunakannya untuk membeli  obligasi negara dari publik dalam pasar obligasi nasional.Putusan kebijakan bank sentral memiliki pengaruh  penting pada tingkat inflasi ekonomi dalam jangka panjang serta kepegawaian dan produksi ekonomi dalam  jangka pendek. Jika bank sentral menurunkan jumlah uang yang beredar maka harus menjual obligasi negara.
Perangkat bank sentral dalam mengendalikan Moneter ada 3 yaitu:
  1. Operasi Pasar Terbuka yaitu pembelian dan penjualan obligasi negara oleh bank sentral
  2. Syarat Cadangan Minimum yaitu regulasi jumlah cadangan minimum yang harus dipegang oleh bank  dibandingkan dengan simpanan totalnya
  3. Tingkat diskonto yaitu tingkat bunga dari pinjaman yang diberikan oleh bank sentral
CADANGAN PERBANKAN



Rasio cadangan =10 %







RESERVES (CADANGAN) 
Simpanan yang diterima oleh bank namun belum  dipinjamkan kepada orang lain.

PENGGANDAAN UANG












Berapa banyak uang yang akhirnya  diciptakan dalam perekonomian?
Simpanan awal ;$100
Pinjaman Bank 1 ;$90 [0,9x$100]  
Pinjaman Bank 2 ;$81 [0,9x$90]  
Pinjaman Bank 3 ;$72,9 [0,9x$81]
---------------------------------------------------
Jumlah uang yang beredar Total
= $1000

KEBIJAKAN MONETER
Kebijakan Moneter merupakan kebijakan yang diambil oleh bank sentral untuk menambah atau  mengurangi jumlah uang yang beredar di Masyarakat.
Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi 2 yaitu :
  1. Kebijakan moneter ekspansif merupakan suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang beredar .
  2. Kebijakan moneter kontraktif merupakan suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang  beredar disebut juga dengan kebebijakan uang ketat ( tight money policy)
Fungsi Dari Kebijakan Moneter yaitu :
  1. Mendapatkan dan mengambil manfaat dari struktur tingkat suku bunga yang paling sesuai 
  2.  Meraih perimbangan yang tepat antara permintaan dan penawaran uang
  3. Menyediakan fasilitas kredit yang tepat bagi perekonomian dan menghentikan perkembangan  yang tidak semestinya
INFLANSI
Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue)  berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain,  konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas dipasar yang memicu konsumsi atau  bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.

Inflasi dapat digolongkan menjadi 4 golongan, yaitu :
  1. Inflasi Ringan, terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun
  2. Inflasi Sedang, terjadi apabila kenaikan harga berada di antara angka 10%-30% setahun
  3. Inflasi Berat, terjadi apabila kenaikan harga berada di antara angka 30%-100% setahun
  4. Hiperinflasi, terjadi apabila kenaikan harga berada diatas 100% setahun
KURVA PENAWARAN DAN PERMINTAAN UANG MENENTUKAN TINGKAT HARGA KESEIMBANGAN















KURVA PENINGKATAN JUMLAH UANG YANG BEREDAR
















MxV = PxY
Keterangan :
P = Tingkat harga output
Y = Jumlah output ( real GDP)  M = Jumlah uang beredar
V = Velocity of money (perputaran  uang)

VELOSITAS UANG















V = ( P x Y)/M
Keterangan :
P = Tingkat harga ( GDP deflator)  Y = Jumlah output ( real GDP)
M = Jumlah uang beredar
V = Velocity of money (perputaran  uang)

CONTOH VELOSITAS
Kita dapat membayangkan sebuah perekonomian sederhana yang hanya  memproduksi pizza. Anggap bahwa perekonomian tersebut telah memproduksi 100  pizza dalam satu tahun. Pizza tersebut dijual dengan harga sebesar 100 pizza dalam  satu tahun, pizza tersebut dijual dengan harga sebesar $10 per pizza, dan jumlah uang  didalam perekonomian adalah $50b dengan demikian Velositas uang adalah
V = ($10 x 100) / $50
=20

Komentar

Postingan Populer