RESUME MICRO MACRO PERTEMUAN 8 : KESEIMBANGAN PASAR DAN EFISIENSI

Dosen pembimbing : Tofan Tri Nugroho, S.E, M.M

Nama Mahasiswa    : Amanda Dwi Rahma

Nim  : 232010200063

Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E, M.M

Prodi : Manajemen

Fakultas : Bisnis, Hukum dan ilmu sosial

Semester / kelas : 1/A2 


PENGERTIAN EFISIENSI PASAR

Efisiensi pasar merupakan ukuran dari presentase perbandingan antara biaya pemasaran dengan nilai produk yang akan dipasarkan. Setiap lembaga pemasaran menghendaki adanya efisiensi pemasaran yang dilakukannya, sehingga biaya pemasaran dapat ditekan dan keuntungan yang diperoleh dapat lebih tinggi.

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEIMBANGAN PASAR

  1. Permintaan konsumen
  2. Pasokan produsen 
  3. Ketertarikan sumber daya

KERUGIAN EKONOMI DIDALAM PASAR

  1. Kehilangan produksi dapat terjadi ketika pasar gagal mencapai keseimbangan optimal antara penawaran dan permintaan
  2. Informasi yang tidak memadai dapat menyebabkan pemborosan sumber daya serta kesalahan lokasi
  3. Kerugian ekonomi juga terjadi ketika aspek - aspek tertentu seperti barang publik dan tidak dapat dipasarkan secara efektif
PERANAN PEMERINTAH DALAM MENGOREKSI PASAR
  1. Regulasi, pemerintah mengeluarkan peraturan dan undang - undang yang mengatur perilaku sebuah perusahaan dan individu dalam pasar
  2.  Monopoli dan persaingan, Pemerintah berupaya untuk mencegah atau mengatasi monopoli dan praktik persaingan yang tidak sehat yang dapat merugikan konsumen
  3. Pajak, Pemerintah dapat menggunkan sistem perpajakan untuk mengumpulkan dana yang diperlukan untuk menyediakan layanan public dan memeratakan distribusi pendapatan
KEUNTUNGAN DI DALAM PASAR YANG DAPAT DIPEROLEH OLEH BEBERAPA PIHAK
  1. Produsen dapat memperoleh keuntungan dari penjualan produk
  2. Konsumen dapat memperoleh manfaat dari pasar dengan memiliki akses ke beragam produk dan layanan
  3. Pemerintah dapat memperoleh keuntungan dalam bentuk pendapatan pajak dari aktivitas ekonomi yang terjadi di pasar

















KURVA PERMINTAAN MIRING KE BAWAH

Kurva permintaan miring ke bawah merupakan kurva yang menunjukkan adanya jumlah yang diminta konsumen berkurang terkait adanya kenaikan harga dan sebaliknya.

RUMUS FUNGSI PERMINTAAN
Rumus  fungsi permintaan dapat dituliskan sebagai berikut :

P = a - bQ atau  Q= a - bP

Keterangan:
Q = Jumlah barang yang diminta konsumen
P = Harga barang tiap unit
a = Angka konstanta
b = Koefisien kecenderungan (negatif karena fungsi permintaan sifatnya berbanding terbalik)


















CONTOH SOAL PERMINTAAN
















GAMBAR KURVA PERMINTAAN































PENGERTIAN SURPLUS

Surplus merupakan perbedaan atau selisih dari harga yang bersedia dibayar oleh konsumen dengan harga yang harus dibayarkan untuk membeli baran.

RUMUS SURPLUS
(1/2) x Qe x ΔP

Keterangan :
Qe = Kuantitas permintaan pada titik ekuilibrium, di mana permintaan dan penawaran adalah sama 
ΔP = Pmax – Pe
Pmax = Harga yang bersedia dibayarkan konsumen
Pe = Harga pada ekuilibrium, di mana permintaan dan penawaran sama

Kurva Surplus Konsumen



 

 




















Rumus Surplus Konsumen : (1/2) x Qe x ΔP

Rumus surplus Produsen : (1/2) x Qe x (Pe-Pmin)

Ekuilibrium

ekuilibrium adalah sebuah kondisi ketika terjadi keseimbangan antara jumlah produk atau jasa yang diminta maupun yang ditawarkan, dalam harga tertentu.













Q1 : nilai dari pembeli lebih tinggi dari biaya dari penjual 
Q2 : biaya dari pembeli lebih tinggi dari nilai dari pembeli 
Qd : quantity of demand (kualitas dari permintaan)





Komentar

Postingan Populer