RESUME MICRO MACRO ECONOMIC Z PERTEMUAN 4 : TEORI PRODUKSI

 Dosen pembimbing : Tofan Tri Nugroho, S.E, M.M

Nama Mahasiswa    : Amanda Dwi Rahma

Nim  : 232010200063

Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, S.E, M.M

Prodi : Manajemen 

Fakultas : Bisnis, hukum, Ilmu Sosial

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Semester / kelas : 1/A2


TEORI PRODUKSI

Pengertian Produksi

Produksi merupakan salah satu aktivitas ekonomi yang menghasilkan hasil akhir atapun output dari suatu proses.

Faktor- faktor produksi

1. Capital (Modal)

2. Labour (Tenaga kerja)

3. Skill (Keahlian)

4. Land (Tanah)


Fungsi Produksi

Hubungan teknis yang menghubungkan faktor produksi atau input dengan  hasilnya. dapat dituliskan secara sistematis sebagai berikut : Q = f (K, L, X, E).

Kurva produksi

1. Kurva Produksi Total









Produksi total merupakan jumlah total dari semua harga produksi dalam periode tertentu. Total produk akan berubah jika sesuai dengan banyaknya faktor produksi variabel yang digunakan. TP =F(X)

Misalnya jika hanya terdapat satu macam input variabel yang digunakan yaitu tenaga kerja ataupun labour, maka dituliskan sebagai berikut : 

Q = F(L)

Keterangan :

Q = Jumlah output (hasil produksi)

L = Tenaga Kerja (Labour)

Tp = Total Produksi

2. Kurva Produksi Rata- Rata










Produksi rata - rata atau Average product (AP) merupakan jumlah total produksi yang dibagi dengan faktor produksi yang digunakan selama proses produksi. produksi rata- rata dinotasikan dengan fungsi sebagai berikut : AP Q / L

AP : Produksi rata - rata

Q   : Jumlah output (Hasil Produksi)

L   : Tenaga Kerja


3. Kurva produksi marginal








Produksi marginal (Marginal product) merupakan tambahan total produksi yang diakibatkan oleh pertambahan jumlah faktor produksi variabel yang digunakan. jika dituliskan dalam persamaan, maka akan menjadi sebagai berikut :




Kurva Produksi

produksi dengan dua input variabel

1. Kurva Produksi Sama (Isoquant)

Kurva yang mengkombinasikan antara dua input variabel yang digunakan untuk menghasilkan  output atau hasil produksi yang sama. Isoquant dapat berbentuk seperti kurva indifference dan tidak berupa garis lurus, vertikal maupun horizontal. isoquant memiliki bentuk kurva adalah cembung terhadap titik 0, kurva biasanya bergerak dari kiri atas  ke kanan bawah memiliki slope negatif, output sepanjang kurva isoquant adalah sama, kurva isoquant yang lebih tinggi posisinya menunjukkan tingkat output yang lebih besar.










2. Kurva Garis Ongkos (Isocost)

Kurva garis ongkos menggambarkan biaya yang telah dikeluarkan oleh produsen selama proses produksi dalam kurun waktu tertentu. kurva ini memiliki slope negatif. sehingga apabila ketika meninggalkan output, maka harus meninggalkan input variabelnya. sedangkan jika input variabelnya  yang ditambah, maka output yang dihasilkan akan berkurang.










Produksi dalam Jangka Pendek (short run)

Menunjukkan situasi produksi outputnya dapat berubah tetapi variabel faktor produksi tidak berubah atau tetap (Fixed cost)

Produksi dalam jangka panjang (Long run)

Semua faktor produksi dapat berubah baik output maupun produksi yang digunakan variable ataupun tidak ada faktor produksi tetap.


Komentar

Postingan Populer